Instalasi & Konfigurasi

Menyiapkan lisensi, bot Telegram, penerima admin, dan kanal notifikasi member.

Prasyarat

  • Sejoli aktif dan berfungsi.
  • Sejoli Telegram terpasang dan lisensinya valid.
  • Bot Telegram dari @BotFather.
  • Chat ID admin yang akan menerima notifikasi.

Menu konfigurasi hanya muncul ketika lisensi valid:

text
Sejoli → Telegram

Konfigurasi Bot

  1. Buat bot

    Buka @BotFather, buat bot baru, lalu simpan token dengan aman.

  2. Isi Bot Token

    Tempel token pada kolom Bot Token. Jangan membagikan token atau memasukkannya ke dokumentasi publik.

  3. Isi Bot Username

    Masukkan username bot tanpa karakter @.

  4. Buat Webhook Secret

    Buat nilai acak yang hanya berisi A-Z, a-z, 0-9, _, atau -, maksimal 256 karakter. Simpan nilai tersebut pada kolom Webhook Secret. Jangan menaruhnya di frontend atau dokumentasi publik.

  5. Daftarkan webhook

    Panggil Telegram setWebhook menggunakan URL webhook situs dan secret_token yang sama. Setelah pembaruan plugin, webhook lama harus didaftarkan ulang agar Telegram mengirim header verifikasi.

  6. Isi Admin Chat IDs

    Masukkan satu atau beberapa ID, dipisahkan koma. Notifikasi admin dibroadcast ke semua ID tersebut.

  7. Aktifkan notifikasi member

    Aktifkan Notifikasi Telegram untuk member agar buyer dan affiliate yang akunnya sudah terhubung dapat menerima Telegram. Toggle ini mengontrol pengiriman, bukan kemunculan kartu Connect pada Profile.

Contoh format beberapa admin:

text
123456789,987654321

Mendaftarkan Webhook dengan Secret

Endpoint utama yang direkomendasikan:

text
https://domain-anda.com/telegram/webhook

Daftarkan melalui Telegram Bot API dari terminal atau backend yang aman:

bash
curl -X POST "https://api.telegram.org/bot<BOT_TOKEN>/setWebhook" \
  -d "url=https://domain-anda.com/telegram/webhook" \
  -d "secret_token=<WEBHOOK_SECRET>"

Telegram kemudian mengirim header berikut pada setiap update:

http
X-Telegram-Bot-Api-Secret-Token: <WEBHOOK_SECRET>

Sejoli Telegram menolak request ketika secret belum dikonfigurasi, header tidak tersedia, atau nilainya tidak cocok. Endpoint REST alternatif berikut menerapkan validasi yang sama:

text
https://domain-anda.com/wp-json/sejoli-telegram/v1/webhook

Cek hasil registrasi:

bash
curl "https://api.telegram.org/bot<BOT_TOKEN>/getWebhookInfo"

Developer Mode

Tersedia dua switch untuk pengujian:

  • Pause All WhatsApp — memblokir seluruh pengiriman WhatsApp.
  • Pause All Email — memblokir seluruh pengiriman email.

Penghubungan Akun Member

Setelah bot siap, member menghubungkan akunnya melalui halaman Profile. Flow harus dimulai dari tombol Connect Telegram agar bot menerima identitas akun WordPress yang sudah tervalidasi. /start polos hanya menampilkan petunjuk dan tidak membuat binding baru.

Lihat halaman Menghubungkan Akun Telegram untuk flow lengkap.

Checklist Uji

  1. Simpan konfigurasi.
  2. Pastikan bot dapat mengirim pesan ke setiap admin Chat ID.
  3. Gunakan order uji, bukan transaksi production.
  4. Verifikasi admin menerima satu pesan.
  5. Jika menguji member, gunakan akun yang sudah terhubung ke Telegram.
  6. Kembalikan switch Developer Mode ke kondisi nonaktif.

Last updated Aug 14, 2026