Retry & Log

Memahami mekanisme retry dan pencatatan log pengiriman Webhook.

Setiap pengiriman webhook dicatat ke dalam log. Log membantu admin memeriksa payload yang dikirim, endpoint tujuan, status response, dan error yang terjadi.

Lokasi Log

Log dapat dilihat dari dashboard WordPress melalui menu:

text
Webhooks → Log

Di halaman log, Anda dapat melihat:

  • waktu pengiriman
  • object terkait
  • processor/webhook yang digunakan
  • event
  • status
  • response code
  • detail payload

Status Log

Status yang umum muncul:

StatusKeterangan
successEndpoint mengembalikan response sukses 2xx.
failedRequest gagal dan tidak dijadwalkan retry.
retryRequest perlu dicoba ulang.
skippedRequest dilewati, misalnya karena endpoint tidak HTTPS.
resent successPayload berhasil dikirim ulang dari log.
resent failedPayload gagal saat dikirim ulang dari log.
resent retryPengiriman ulang masuk kondisi retry.

Kapan Webhook Melakukan Retry

Webhook dapat melakukan retry untuk kondisi berikut:

KondisiRetry
Network errorYa
HTTP 5xxYa
HTTP 408Ya
HTTP 429Ya
HTTP 2xxTidak, dianggap sukses
HTTP 4xx selain 408/429Tidak

Delay Retry

Webhook menggunakan pola delay bertahap berbasis exponential backoff.

Contoh perkiraan delay:

AttemptDelay
160 detik
2120 detik
3240 detik

Jumlah maksimal retry mengikuti nilai Retry Attempts pada konfigurasi webhook.

Data Log yang Disimpan

Log disimpan ke tabel database webhook dan berisi informasi seperti:

FieldKeterangan
webhook_idID konfigurasi webhook.
event_nameNama event.
payloadBody yang dikirim.
response_codeHTTP response code dari endpoint tujuan.
response_bodyBody response dari endpoint tujuan.
error_messagePesan error jika request gagal.
statusStatus pengiriman.
created_atWaktu log dibuat.

Last updated Jul 7, 2026